"Sehingga melalui tokoh agama, tokoh masyarakat dan forum RT dapat memberikan edukasi mengenai potensi penularan dan penyebaran virus sampai ke warga. Mereka menjadi pelopor dalam memerangi Covid-19," ungkap Camat Sangatta Utara, Basuni.
Dia yakin dan percaya dengan melibatkan sejumlah tokoh dan pihak-pihak terkait dapat memudahkan untuk melakukan komunikasi dan berkoordinasi kepada masyarakat luas. Para tokoh masyarakat dinilai sangat efektif menyosialisasikan kepada semua umat beragama, di rumah-rumah ibadah. Sehingga wabah pandemi Covid-19 dapat tertangani dan segera berakhir.
"Wabah ini jika tertangani dengan baik akan semakin memperburuk keadaan. Penyebaran kasus akan meningkat yang dapat memperburuk keadaan. Maka itu, masyarakat dibutuhkan untuk melakukan upaya pencegahan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan," sebutnya.
Selain itu, peran ketua RT dalam upaya penanggulangan dan pencegahan penyebaran yang dinilai sebagai sebagai perpanjangan tangan pemerintah yang bisa mengendalikan laju penyebaran Covid-19.
Menurutnya, sesuai dengan situasi dan kondisi daerah serta hasil rapat bersama gugus tugas Covid-19, maka pihaknya telah mendorong ketua RT agar berperan langsung dalam mengendalikan laju penyebaran Covid-19.
"Kecamatan Sangatta Utara memang menjadi penyumbang terbanyak untuk kasus Covid-19 dengan pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG). Perkembangan di Sangatta Utara mencapai 70 sampai 80 persen,” sebutnya.
Meski sebelumnya dalam menanggulangi kasus dalam bentuk sosialisasi dan imbauan-imbauan. Namun saat ini pihaknya tengah mendorong langkah-langkah yang dinilai lebih afektif, sebagaimana hasil kesepakatan dalam rapat bersama.
"Pemantauan terhadap kasus OTG selama ini belum berjalan secara maskimal. Sebab, pasien OTG masih ada yang dibiarkan seliweran padahal mereka berpotensi menularkan ke orang lain," ungkapnya.
Oleh sebab itu, pihaknya secara bertahap telah melaksanakan rapat dengan seluruh ketua RT yang ada di empat desa dan kelurahan di Kecamatan Sangatta Utara. “Peran ketua RT memantau warganya yang berstatus OTG dan dapat mengkoordinir agar mereka tidak keluar. Sebab partisipasinya dibutuhkan untuk bisa membantu pengawasan," tandasnya.
Penulis: Zulhamri
Editor : Bambang Irawan