Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kutim, Bahrani Hasanal membenarkan adanya salah seorang anggota DPRD Kutim juga terkontaminasi dan terpapar Covid-19.
"Memang betul ada satu anggota DPRD Kutim yang terkonfirmasi usai melakukan perjalanan ke Grogot. Jadi kami ingatkan agar teman-teman dewan yang lain yang melakukan perjalanan yang mobilitasnya tinggi tetap menjaga diri," kata Bahrani saat dikonfirmasi, Minggu (23/8/2020).
Pada tanggal 20 Agustus yang bersangkutan pasien tercatat dengan kode KTM 156 dirujuk ke RSUD Kudungga dari rumah sakit swasta dengan keluhan lemas, penurunan nafsu makan selama satu minggu, disertai mual dan batuk.
"Memang rata-rata yang berpotensi tertular dan menularkan merupakan pelaku perjalanan utamanya bagi karyawan perusahaan. Kami ingin semunya berjalan dengan baik. Dari sisi produktititas namun tetap harus mengantisipasi resiko yang ditimbulkan," bebernya.
Diakui, terkait protokol kesehatan pihaknya tetap menekanakan agar bisa di terapkan meskipun ada kelonggaran akses keluar masuk di Kutim. Sehingga segala kegiatan-kegiatan sifatnya tidak terlalu penting untuk dihindari seperti acara-acara seremonial termasuk perayaan lomba tujuh belasan.
"Pada intinya bagaimana kita semua sadar agar meminimalisir potensi tertular dan menularkan. Jadi bukan hanya bertumpu pada protokol kesehatan. Bagaimanapun semua kerumumun memiliki resiko tinggal kesadaran masing-masing," tandasnya.[]
Penulis: Zulhamri
Editor : Rusdi