KPU Kutim merekrut 769 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) sudah mulai bekerja pada hari ini. Dengan mengunjungi rumah-rumah warga untuk mencocokan data warga. "Hari ini namanya klik serentak nanti pada 18 Juli 2020 akan ada gerakan coklit serentak dengan mendatangi tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat dan sebagainya," ujarnya.
Adanya gerakan Klik Serentak pencocokan data (Coklit) untuk memastikan warga yang memiliki hak pilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak mendatang.
Memang proses coklit tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, sebab di tengah pandemi sehingga petugas PPDP dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) seperti masket, sarung tangan, dan penutup wajah. "Demi memudahkan petugas kami sudah arahkan agar selalu berkoordinasi dengan Ketua RT setempat sebab mereka lebih paham kondisi warganya," papar Basri.
Proses Coklit berlangsung selama sebulan lebih. Dalam proses di lapangan di harapkan proses pemuktahiran data warga sesuai apa yang di harapkan artinya dengan coklit yang dilakukan mampu memilah warga pendatang, pindah domisili maupun yang sudah meninggal dunia. "Harapan kami data yang dihasilkan hasil coklit oleh petugas PPDP secara akuntabel, akurat dan komprehensif," tutup Basri. (*)
Penulis: Zulhamri
Editor: Aspian Nur