Puskesmas Jonggon Tambah Stok Obat Kolesterol
1 menit baca1.280 kali dibaca
TENGGARONG – Puskesmas Jonggon, Kecamatan Loa Kulu menambah persediaan obat kolesterol, seiring meningkatnya pasien yang mengeluhkan penyakit tersebut.
Kepala Puskesmas Jonggon, Ali Hanafi mengatakan meningkatnya jumlah penderita kolesterol disebabkan pola makan masyarakat yang kurang sehat. Seperti mengkonsumsi gorengan berlebihan berlebihan atau menggunakan minyak goreng berulang-ulang.
“Masyarakat yang terkena penyakit kolesterol mulai meningkat,” kata Ali Hanafi kepada Koran Kaltim, kemarin.
Selain kolesterol, penyakit lain yang kerap ditangani Puskesmas Jonggon ialah ISPA, diare, paru-paru, dan kusta.
Menurut Ali, pasien yang berobat masih gratis. Pasien hanya dikenakan biaya apabila meminta obat yang tidak ditanggun pemerintah. Jumlahnya pun tidak besar, hanya sekitar Rp22 ribu.
“Jika obat yang dibutuhkan pasien tidak ditanggung pemerintah, kami menawarkan obatnya mau beli di luar atau di Puskesmas,” jelasnya.
Wilayah kerja Puskesmas Jonggon mencakup lima desa, yaitu Margahayu, Jonggo Jaya, Jonggon, Sungai Payang, dan Long Anai. Puskesmas ini telah menerapkan rawat inap dan klinik bersalin 24 jam.
“Kita juga siap mengantar obat ke rumah pasien apabila yang bersangkutan yang tidak bisa dibawa ke Puskesmas atau pasien yang sudah menderita penyakit keras,” terangnya.
Ali mengakui bahwa layanan IGD belum diterapkan di Puskesmas Jonggon karena keterbatasan dokter. Saat ini baru ada satu dokter yang bertugas dibantu dua perawat. Padahal idelanya Puskesmas ditangani oleh empat dokter.
“Gaji dokter THL di Kukar hanya Rp2,5 juta. Ini sebabnya kita selalu kekurangan dokter. Ada dokter baru yang bertugas di sini namun tidak bertahan lama,” bebernya. (ran)










