Bupati Kukar Aulia Rahman Basri pun mengingatkan masyarakat agar bersama-sama menjaga wilayah dari ancaman kebakaran maupun meluasnya asap. Pesan tersebut disampaikan Aulia usai pelaksanaan salat istisqa dan doa bersama di Lapangan Upacara Halaman Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Rabu (2/9/2026) pagi tadi.
Ia menyebut kondisi kualitas udara di Kukar berada pada kisaran 100-150. Kondisi tersebut dinilai sudah mengarah pada level yang perlu diwaspadai, terutama karena berpotensi meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
“Kami mengimbau jaga daerah, utamanya untuk tidak terjadi kebakaran atau perluasan asap. Ini ujian bagi kita semua,” kata Aulia.
Pencegahan kebakaran tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah dan petugas. Masyarakat memiliki peran penting untuk mencegah munculnya titik api maupun aktivitas yang dapat memicu kebakaran di tengah kondisi kering.
Selain meminta masyarakat menjaga lingkungan, Aulia juga mengingatkan warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah disarankan menggunakan masker sebagai langkah perlindungan dari paparan udara yang kurang baik.
“Agar tidak kena ISPA diluar ruangan sebaiknya menggunakan masker. Minimalisir kegiatan di luar ruangan,” pintanya.
Aulia berharap masyarakat mengikuti imbauan tersebut sembari tetap menjaga kesehatan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan sekitar.
Pemerintah daerah juga terus mengajak masyarakat memperbanyak doa agar kemarau segera berakhir dan hujan turun di wilayah Kukar. “Semoga Allah segera menyudahi kemarau ini dan hujan segera turun di Kukar,” harapnya.
Editor: Aspian Nur