Selama 26 hari, masyarakat setempat terpapar asap kebakaran yang belum sepenuhnya teratasi. Kondisi tersebut mulai memicu keluhan gangguan pernapasan, seperti batuk dan pilek, yang mengarah pada potensi peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Keluhan terutama dirasakan warga yang tinggal di sekitar Kelurahan Pendingin, lokasi yang menjadi salah satu titik konsentrasi kebakaran lahan.
“Potensi ISPA di masyarakat memang ada. Warga banyak yang mulai batuk dan pilek, termasuk saya sendiri karena sudah 23 hari ini kondisi asap terus bertahan,” ungkap Lurah Pendingin, Rahmat Hidayat, Jumat (28/8/2026).
Ia menyebutkan, meski paparan asap sudah berlangsung lebih dari tiga pekan, pihak kelurahan memastikan sejauh ini fatalitas atau tingkat keparahan penyakit masih dalam kategori ringan.
Berdasarkan pemantauan dari pihak Kelurahan Pendingin, belum ada laporan mengenai warga maupun kelompok rentan seperti anak-anak yang harus dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk menjalani rawat inap.
“Alhamdulillah gejalanya tidak terlalu berat. Sampai saat ini tidak ada warga yang sampai dirawat di Puskesmas maupun Rumah Sakit akibat dampak asap ini,” sebutnya.
Kata dia, situasi di lapangan sendiri sebenarnya mulai menunjukkan tanda-tanda baik. Jarak pandang yang sempat memburuk drastis hingga tersisa 10 hingga 20 meter pada hari-hari sebelumnya, kini perlahan mulai meluas seiring berkurangnya titik api secara signifikan dari puluhan titik menjadi lima hingga enam titik.
Sebagai langkah antisipasi dan proteksi kesehatan warga, tim medis dari Puskesmas Sangasanga terus bersiaga penuh secara bergantian.
Selain itu, pembagian masker gratis dilakukan secara masif setiap hari kepada masyarakat guna menekan risiko ISPA yang lebih parah.
“Kami sudah koordinasi dengan pihak nakes untuk mengawasi kesehatan warga, sampai saat ini masker juga sudah dibagikan ke seluruh warga, termasuk bantuan masker dari BPBD Kukar,” ungkapnya.
Sementara itu, pasokan logistik masker ini mengalir dari BPBD Kukar, Pemerintah Provinsi Kaltim, hingga bantuan yang datang langsung dari Pemerintah Pusat.
Editor: Erwin