Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar Awang Agus Dharmawan menjelaskan, pelaksanaan Erau selama sepekan itu diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, baik dari wilayah sekitar Kukar maupun luar daerah.
“Lewat Erau diharapkan bisa menarik wisatawan ke Kota Tenggarong baik yang dekat maupun yang jauh,” kata Awang Agus Dharmawan kepada Korankaltim.com, Jumat (28/8/2026).
Potensi kunjungan wisatawan dari daerah sekitar Kukar cukup besar dan Awang optimistis masyarakat dari wilayah sekitar akan memanfaatkan momentum Erau untuk datang. “Saya optimis, yang sekitar Kukar saja itu pasti datang belum lagi yang luar daerah juga,” sebut Awang lagi.
Tak hanya mengandalkan promosi di wilayah lokal, Dispar Kukar juga tengah memperluas gaung Erau ke sejumlah daerah di Kalimantan Timur hingga kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Video promosi Erau mulai disebarluaskan ke 10 kabupaten/kota se-Kaltim dan IKN.
Dalam satu bulan ke depan, materi promosi tersebut ditargetkan sudah dapat ditayangkan disejumlah daerah diantaranya Kutai Timur, Kutai Barat, Samarinda, Balikpapan dan Bontang.
Langkah promosi tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk meningkatkan daya tarik Erau sebagai agenda wisata dan budaya yang mampu menjangkau pasar lebih luas.
Apalagi Erau sebelumnya telah masuk dalam daftar Karisma Event Nusantara (KEN), sehingga pihaknya terus melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pariwisata.
“Kami sudah terus komunikasi ke Menteri Pariwisata karena Erau kemarin kan masuk di Karisma Event Nusantara. Jadi sampai saat ini terus komunikasi,” papar Awang.
Selain promosi, Pemkab Kukar juga menyiapkan kolaborasi lintas perangkat daerah untuk menyukseskan pelaksanaan Erau.
Dispar Kukar akan berperan dalam sisi promosi, sementara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menangani pelaksanaan seremoni. Kolaborasi tersebut dilakukan untuk saling melengkapi, termasuk dalam hal dukungan anggaran promosi.
“Promosinya ada di Dinas Pariwisata, tapi pelaksanaan seremoninya ada di Dinas Pendidikan. Itu yang kita sebut kolaborasi tadi, jadi saling melengkapi,” terang Awang Agus. Pemkab Kukar juga berupaya menghadirkan sejumlah pejabat kementerian pada pembukaan Erau. Tiga menteri menjadi sasaran utama untuk hadir dalam momentum tersebut yakni Menteri Pariwisata, Menteri Kebudayaan dan Menteri Ekonomi Kreatif.
“Kami akan mengupayakan Menteri Pariwisata nanti, Menteri Kebudayaan, dan Menteri Ekonomi Kreatif itu bisa hadir pada saat acara pembukaan Erau,” pungkas Awang.
Editor: Aspian Nur