Komitmen ini ditegaskan setelah Manajer PLN ULP Tenggarong, Hasmon Karaeng, menerima kunjungan dan aspirasi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) pada Selasa (18/8/2026) kemarin.
Pertemuan tersebut menjadi ruang dialog terbuka untuk membahas kondisi kelistrikan di wilayah Kukar dalam beberapa hari terakhir.
Dalam forum tersebut, Hasmon menjelaskan kondisi sistem kelistrikan terkini serta berbagai langkah taktis yang sedang berjalan di lapangan. Sebagai wujud nyata, PLN gencar melakukan penguatan keandalan sistem melalui pemeliharaan preventif (pencegahan) dan prediktif pada seluruh komponen instalasi listrik untuk meminimalisir potensi gangguan mendadak.
Ia menegaskan, petugas PLN bekerja selama 24 jam penuh untuk menangani gangguan maupun melakukan pemeliharaan jaringan demi menjaga kenyamanan pelanggan.
“Tugas kami memang tak boleh listrik sampai padam. Yang bisa kami lakukan, kami berupaya 24 jam untuk melakukan perbaikan dan menjaga keandalan sistem kami,” kata Hasmon, Rabu (19/8/2026).
Ia menerangkan, pemadaman listrik terbagi menjadi dua jenis, seperti pemadaman terencana, pemadaman ini dilakukan untuk pemeliharaan jaringan, di mana tim di lapangan akan memberikan informasi terlebih dahulu kepada pelanggan sebelum penghentian aliran listrik sementara.
Kemudian, pemadaman akibat gangguan, ini terjadi secara tiba-tiba akibat faktor eksternal seperti cuaca buruk, pohon tumbang, atau hewan yang masuk ke jaringan.
“Kalau pemeliharaan, kami masih bisa menginformasikan dan kami bertanggung jawab kapan listrik padam dan kapan menyala. Tapi, kalau gangguan, itu terjadi secara tiba-tiba,” ucapnya.
Kata dia, proses penanganan gangguan terkadang membutuhkan waktu karena petugas harus mencari sumber masalah dan menyiapkan material di lapangan. Meski begitu, PLN memasang target cepat dalam pemulihan sistem.
“Kami mohon maaf di situ. Tim di lapangan terus berupaya semaksimal mungkin supaya perbaikannya tak lebih dari tiga jam,” ucapnya.
Selain perbaikan teknis, pihaknya juga berjanji akan memperbaiki pola komunikasi publik. Informasi dini terkait rencana pemeliharaan jaringan akan dipercepat agar masyarakat dapat melakukan persiapan lebih awal.
PLN juga menegaskan tidak pernah mengabaikan keluhan pelanggan dan terus meningkatkan koordinasi bersama tim internal maupun stakeholder.
“Semua masukan dari mahasiswa dan masyarakat dijadikan bahan evaluasi penting untuk memacu perbaikan layanan demi kenyamanan seluruh pelanggan kami di Kukar,” tutupnya.
Editor: Erwin