Direktur Utama Perumda Tirta Mahakam, Suparno, didampingi Asisten Manajer Humas dan Protokol, Henry Susanto, menyampaikan pesan tersebut kepada Korankaltim.com, Senin (17/8/2026), bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Mengusung semangat “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Perumda Tirta Mahakam menegaskan komitmennya untuk terus menjaga pelayanan air bersih kepada masyarakat.
“Di balik setiap tetes air yang mengalir, ada semangat kemerdekaan yang terus kami jaga,” kata Suparno.
Menurutnya, memastikan air bersih mengalir hingga ke rumah pelanggan bukan sekadar menjalankan tugas pelayanan. Lebih dari itu, air bersih merupakan kebutuhan fundamental yang berkaitan erat dengan kehidupan, kesehatan, pendidikan hingga kesejahteraan masyarakat.
Karena itu, Perumda Tirta Mahakam menempatkan pelayanan air bersih sebagai amanah yang harus dijalankan secara konsisten.
“Melayani dan memastikan air bersih sampai kepada pelanggan. Karena air bersih adalah bagian dari kehidupan, kesehatan dan awal dari kesejahteraan,” tuturnya.
Suparno menilai, makna kemerdekaan di tengah kehidupan masyarakat saat ini harus terus diperluas. Kemerdekaan seharusnya menghadirkan kualitas hidup yang semakin baik, termasuk terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya adalah akses terhadap air bersih.
“Merdeka dari keterbatasan air bersih. Air bersih bukan sekadar kebutuhan, tetapi bagian dari kehidupan, kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan. Di situlah Perumda Tirta Mahakam mengambil peran,” ujarnya.
Pesan tersebut menjadi refleksi sekaligus penegasan pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kesejahteraan.
Air bersih yang tersedia secara layak dapat mendukung pola hidup sehat, menjaga sanitasi, menunjang aktivitas keluarga hingga membantu menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi tumbuh kembang generasi mendatang.
Bagi Perumda Tirta Mahakam, perjuangan menghadirkan pelayanan air bersih tidak berhenti pada momentum peringatan kemerdekaan. Semangat tersebut justru menjadi pengingat bahwa masih ada tanggung jawab pelayanan yang harus terus ditunaikan.
“Arti kemerdekaan bagi kami adalah ketika tidak ada lagi masyarakat yang terbebani oleh keterbatasan air bersih,” tegas Suparno.
Menurutnya, perjuangan menghadirkan air bersih merupakan bagian dari upaya memberikan kehidupan yang lebih layak kepada masyarakat Kukar.
Hari kemerdekaan pun menjadi momentum untuk memperkuat semangat tersebut. Setiap tetes air yang sampai kepada pelanggan bukan sekadar hasil dari proses produksi dan distribusi, tetapi juga representasi dari pelayanan publik yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
“Hari ini kami berjuang untuk menghadirkan kehidupan yang layak bagi masyarakat, karena kemerdekaan harus terus memberikan arti,” pungkasnya.
Editor: Erwin