Bupati Edi Damansyah dalam sambutannya yang dibacakan Sekda Sunggono mengatakan Program One Village One Hafidz (Satu Desa Satu Hafidz Al-Qur’an) telah memilik Alumni sebanyak 200 orang, dan tahun ini merupakan Angkatan yang ke V sebanyak 50 orang. Dari program ini yang memenuhi syarat dan lulus seleksi dapat meneruskan Kuliah Strata I (S1) di PTIQ dan IIQ dengan beasiswa penuh dari Pemkab Kukar selama delapan semester dan dibayar di tahun pertama. Bagi yang tidak meneruskan kuliah Kembali ke desa masing-masing menjadi guru-guru mengaji di desa masing-masing.
Disebutkannya Pemerintah Daerah akan memberikan imbalan jasa yang bersifat tetap kepada para Guru-Guru TPA/TKA yang diselenggarakan baik di masjid/mushola maupun di tempat lain.
“Semua guru TPA/TKA akan dilakukan sertifikasi kompetensi dan bagi yang memenuhi syarat akan diberikan imbalan jasa yang nilai besarannya disesuaikan dengan hasil sertifikasinya,” sebutnya.
Sunggono mengungkapkan revitalisasi rumah ibadah Pemkab Kukar akan memberikan memberikan bantuan kepada rumah ibadah setiap tahunnya sebanyak 50 Rumah Ibadah masing-masing
Rp100 juta dan bantuan kepada Pondok Pesantren akan diberikan bantuan kepada 15 pesantren masing-masing Rp100 juta.
“Ada hal yang sangat membahagiakan bagi kita semua dibalik keberhasilan Provinsi Kalimantan Timur meraih Juara Umum pada MTQ Nasional ke-30 di Samarinda tahun 2024 yang lalu. Ternyata Kafilah dari Kabupaten Kutai Kartanegara menyumbangkan sebanyak 9 (sembilan) orang meraih Juara 1 Tingkat Nasional, dan jumlah ini terbanyak se Kalimantan Timur,” terangnya.
Sunggono mengajak seluruh masyarakat Kukar untuk menghilangkan perbedaan, dan segera bergandengan tangan, jalan bersama untuk kembali membangun daerah lebih Inovatif, Berdaya Saing dan Mandiri dengan kualitas yang lebih baik.
Sementara itu Camat Samboja Barat Burhanuddin mengatakan MTQ ke 45 Tingkat Kabupaten Kukar ini diikuti kurang lebih 923 kafilah yang berasal dari 20 kecamatan di Kukar, dengan cabang lomba sebanyak 19 cabang lomba, yang melibatkan 200 panitia kecamatan dan 150 gabungan panitia kabupaten.
“Sebanyak 11 tim musabaqah, 26 tim verifikasi, 11 tim kerja, 40 relawan kafilah dan 360 ofisial dan pelatih, pendamping serta tim kesehatan, ini merupakan ikhtiar kami dalam mensukseskan MTQ ke 45 tingkat kabupaten Kutai Kartanegara” ujar Burhanuddin. (adv/prokom01/si/ts)