Ia juga menjelaskan bahwa Latihan Integrasi Taruna Wreda (Latsitarda) yang merupakan kegiatan latihan aplikasi dari materi pengetahuan teritorial dengan tujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya kemanunggalan TNI dengan rakyat serta sebagai wahana pembelajaran dan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan akademik Taruna Akademi Militer.
Kegiatan Latsitarda bukan kegiatan yang bersifat seremonial saja jelas Edi, melainkan sebuah kegiatan yang sangat penting dan mendasar karena lewat kegiatan ini ada banyak manfaat yang didapat baik oleh para pesertanya sendiri maupun bagi Pemerintah Daerah beserta masyarakat di mana Latsitarda tersebut dilakukan.
Bagi Pemkab Kukar, kegiatan Latsitarda terintegrasi dengan program pemerintah yaitu program Kukar Idaman yang berkaitan dengan pengembangan infrastruktur dan juga pertanian dalam arti luas sehingga nantinya akan berdampak luas dan jangka panjang bagi keberlanjutan pembangunan di Kutai Kartanegara secara umum kedepannya.
“Saya sangat berterima kasih Kukar diberikan kepercayaan sebagai salah satu lokus dalam Latsitarda 2024 dan pembangunan Tugu Latsitarda XLIV selesai 100% Karena hal ini terkait dengan program pemerintah dalam penataan kawasan publik yaitu ruang terbuka hijau di kawasan museum atau titik nol,” ungkapnya. (adv/prokom08/si/mh)