“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat, sekalian walaupun dari jumlah tidaklah seberapa akan tetapi kiranya dapat membantu meringankan beban masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut Edi juga mengatakan agar Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamatan Kenohan bisa lebih aktif bersinergi dan berkolaborasi bersama DMI Kukar untuk terus berkoordinasi, membuka wawasan pengurus masjid dan selain itu kedepannya juga perlu mengadakan bimbingan teknis atau bimtek kepada pengurus masjid, sehingga kedepannya pengelolaan manajemen masjid bisa lebih baik.
“Perlu pengelolaan dan manajemen masjid yang baik supaya mampu menjadi pusat kegiatan keagamaan dan selain itu masjid bukan hanya merupakan tempat ibadah, tetapi juga tempat pembinaan umat Islam,” ucapnya.
Edi mengatakan dalam pengelolaan masjid juga dibutuhkan kreativitas dan inovasi-inovasi seperti mengatur jadwal pengajian, pengelolaan keuangan masjid dan sebagainya. Oleh sebab itu ide-ide kreatif dan inovatif sangat dibutuhkan dalam mengembangkan manajemen masjid, saat ini sebagian banyak masjid sudah bertransformasi ke arah pengelolaan yang lebih profesional dan transparansi. (adv/prokom09/si/mh)