“Alhamdulillah hari ini (Sabtu-red) kita bisa melakukan panen raya padi sawah bersama di Desa Buana Jaya di tengah sebagian besar wilayah-wilayah sentra pertanian (sawah) kita tidak dapat ditanami karena musim kemarau berkepanjangan. Salah satu dampak yang dirasakan saat ini adalah kelangkaan dan mahalnya harga beras. Semoga dengan panen raya hari ini dapat membantu stabilitas kelangkaan dan harga beras, minimal untuk wilayah Desa Buana Jaya dan sekitarnya,” katanya.
Dilanjutkannya, Kukar juga merupakan Lumbung Pangan Kaltim. Sampai saat ini Kukar telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penyediaan pangan termasuk khususnya beras di Provinsi Kaltim. Berdasarkan Data BPS Kaltim Tahun 2023, luas panen padi sawah di Kukar seluas 27.981 Hektar atau 43,07% dari keseluruhan luas panen padi sawah di Kaltim (64.970 Hektar). Sedangkan produksi gabah kering giling sebesar 105.025,70 Ton atau 43,87% dari keseluruhan produksi gabah kering giling di Kaltim (239.425,34 Ton).
Salah satu upaya untuk mengatasi kelangkaan air pada wilayah-wilayah pertanian di Kukar adalah dengan pembangunan sarana air pertanian pompanisasi di 89 (delapan puluh sembilan) titik pada 5 (lima) kecamatan (Tenggarong, Tenggarong Seberang, Tenggarong Seberang, Sebulu dan Muara Kaman) kerjasama dengan TNI dalam hal ini KODIM 0906/Kutai Kartanegara yang beberapa waktu lalu telah dimulai (kickoff) oleh KASAD (Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc).
Program tersebut menjadi sangat penting dan strategis karena hampir semua lahan sawah di wilayah Kukar adalah merupakan sawah tanah hujan. Sehingga jika tidak hujan 1 minggu saja, sebagian irigasi termasuk anak sungai mulai kering. Pada akhirnya risiko kegagalan tinggi atau bahkan petani tidak dapat menanam.
“Harapan kami, dengan adanya sumur bor (pompanisasi) ini akan menyediakan air sepanjang tahun sehingga dapat meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari rata-rata IP 200 dapat menjadi IP 300. Termasuk dapat mengurangi risiko kegagalan petani,” katanya.
Ia berharap jika sebagian besar dari permasalahan petani tersebut di atas dapat diselesaikan/ditangani, maka akan meningkatkan semangat petani dalam melakukan kegiatan usaha taninya termasuk meningkatnya produksi dan produktivitas hasil pertanian. Pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan keluarga petani (Nilai Tukar Petani-NTP).
Sementara itu Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik mengapresiasi atas upaya yang telah dilakukan pemkab Kukar termasuk para petaninya yang terus semangat dalam bercocok tanam dan kini menghasilkan produksi yang luar biasa. (adv/prokom10/si/mh)