Bupati mengatakan bahwa pembangunan pertanian terintegrasi berbasis kawasan di Kukar yaitu pertanian, pariwisata dan ekonomi kreatif salah satu fokus dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.
Diterangkannya kenapa berbasis kawasan karena dari lima kawasan yang sudah ditetapkan existingnya pertaniannya sudah berjalan baik pengembangan padi sawah, hortikultura, peternak dan perikanannya terdapat dalam satu kawasan, dan sumber daya petani juga sudah ada.
“Jadi fokusnya memang, cita-citanya nanti ingin mendorong bagaimana optimalisasi peningkatan produktivitas dengan melengkapi infrastruktur tani seperti jalan usaha tani, irigasi embung, alsintan dan pengembangan sumber daya manusianya” ujar Edi.
Sekda Sunggono menambahkan terdapat Lima kawasan sebagai pilot projek pembangunan pertanian terintegrasi berbasis kawasan, yaitu kecamatan Marang Kayu , Sebulu-Muara Kaman, Tenggarong-Loa Kulu, Tenggarong Seberang I dan Tenggarong Seberang II.
Sementara, PJ. Gubernur Akmal Malik menyambut baik dan mengapresiasi serta memberikan dukungan kepada Pemkab Kukar dalam upaya pengembangan pembangunan pertanian dalam arti luas. Akmal Malik ingin semua daerah mitra IKN menggagas dan melakukan terobosan seperti yang dilakukan Kukar ini. (adv/prokom01/si/ga)