“Perlunya kesabaran dalam mendidik anak-anak usia dini dari PAUD sampai kelas 2 SD, hal ini agar anak usia dini bisa membaca, menulis dan berhitung yang tidak memaksa anak tersebut belajar lebih keras segera bisa, ajarkan dengan pelan dan mudah dimengerti sehingga anak-anak menjadi cepat paham,” ucap Maslianawati saat membuka acara penguatan transisi pendidikan anak usia dini SD tahun 2023, di SDN 007 Muara Badak Ulu.
Orang tua di rumah sangat berperan aktif dalam pendidikan selanjutnya setelah di sekolah, kerja sama orang tua dan guru disini sangat diharapkan, jangan hanya menyerahkan pendidikan anak pada guru di sekolah saja, orang tua harus melakukan pengawasan pada anak dalam hal penggunaan gadget yang semakin canggih, sehingga anak-anak terpengaruh terus bermain lupa untuk belajar.
”Jangan biasakan anak usia dini disaat dia rewel dan menangis supaya diam diberikan mainan gadget. Sekarang anak-anak harus sering diperhatikan jangan sampai masuk dalam pergaulan yang tidak sehat,” tegasnya.
Bunda PAUD di wilayahnya masing-masing jangan berdiam diri saja, namun harus bergerak untuk datang ke wilayahnya melihat kondisi apa yang terjadi permasalahan apa yang harus diselesaikan.
“Bagaimana pendekatan kita dengan orang tua anak-anak usia dini dan memberikan informasi agar bisa memberikan pendidikan yang layak pada usia dini di rumah, berikut juga dengan makanan bergizi yang diberikan agar tidak adanya stunting, rajin-rajinlah ke posyandu untuk pemeriksaan bagi anak-anaknya,” ujarnya.
Untuk yang bertugas di posyandu Ia juga mengingatkan jangan hanya bisa memberikan makanan itu-itu saja, namun harus bervariasi dari bahan-bahan yang lain dan penuh gizi, sehingga anak-anak yang mengkonsumsi tidak bosan. Peran Bunda PAUD setiap daerah sangatlah penting dalam tumbuh kembang anak usia dini dalam memperhatikan pertumbuhan anak usia dini di lingkungannya.
“Untuk itu perlunya kebersamaan pihak orang tua dan sekolah serta lingkungannya dalam pendidikan anak usia dini bagaimana orang tua mendukung dan memastikan anaknya menerima dan menjalani pendidikan yang berkualitas. Agar dapat memahami tahapan perkembangan dan kesiapan belajar anak dan agar dapat mengikuti perkembangan serta memberikan dukungan untuk kemajuan belajar,” tutur Maslianawati. (prokom06/sd/mh)