Sebagai juara kedua, Muara Badak mendapatkan uang pembinaan Rp19,5 juta dan Tenggarong menerima Rp19 juta karena menempati posisi ketiga. Serta Tenggarong Seberang yang bertengger di posisi 4 mendapatkan Rp18,5 juta.
Bupati Kukar Edi Damansyah dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten II Wiyono, memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam rangka memeriahkan Erau Adat Pelas Benua 2023.
“Karena telah turut serta menjadikan turnamen ini sebagai media kompetisi yang sehat dan penuh dengan semangat sportivitas,” apresiasinya.
Penyelenggaraan turnamen tentu memiliki arti penting dan tidak kekurangan sosok-sosok bertalenta dalam berbagai bidang, termasuk olahraga sepak bola.
“Saya berkomitmen akan terus mendukung berbagai upaya untuk memajukan dunia olahraga kita, termasuk dengan menggelar event kejuaraan seperti halnya yang kita laksanakan saat ini,” ujarnya.
Hal tersebut tentunya butuh kebersamaan serta perjuangan untuk memfasilitasi pembinaan bakat dan talenta insan olahraga. “Perjuangan untuk meraih prestasi terbaik di level yang lebih tinggi. Perjuangan untuk membesarkan dan mengharumkan serta mewujudkan Kutai Kartanegara IDAMAN, yang sejahtera dan berbahagia,” sebutnya.
Tidak hanya kategori sepak bola dewasa, turut juga diserahkan piagam penghargaan dan uang pembinaan bagi para pemenang sepak bola usia dini U-10 dan U-12 serta sepak bola wanita yang medalinya dikalungkan oleh Bunda PAUD Hj Maslianawati Edi Damansyah. (Prokom10)