Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni dalam kesempatan ini mewakili Bupati Kukar membuka kejuaraan dengan turut dihadiri Ketua Pengkab IPSI Kukar, Siswo Cahyono, Wakil Sekretaris 1 KONI Kukar Salim Effendi dan para tokoh olahraga pecinta pencak silat di Gedung Bela Diri Kompleks Olahraga Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang, mulai 25-27 Agustus 2023.
Ali mengatakan, Pemkab menyambut baik kejuaraan ini untuk menggali potensi dan melahirkan calon-calon atlet pencak silat berprestasi di Kukar sekaligus menjalin silaturahmi dan komunikasi yang baik antar sesama pecinta olahraga pencak silat.
Dikatakannya, setiap bangsa pasti memiliki warisan yang dapat dibanggakan termasuk Indonesia yang terdiri dari ribuan suku memiliki banyak warisan dari para leluhur baik berupa budaya adat istiadat dan salah satu warisan bangsa Indonesia adalah pencak silat.
Dia menjelaskan, bangsa Cina bangga dengan seni bela diri kungfu, Jepang bangga dengan samurai-nya, Thailand bangga dengan seni bela diri muay thai, dunia barat bangga dengan tinju. "Sedangkan di Indonesia sudah ditetapkan tujuh aliran pencak silat yang dinobatkan sebagai warisan budaya non benda pada sidang ke-14 oleh PBB di Bogota Kolombia pada 9 sampai 14 Desember 2019, hal tersebut membuktikan bahwa bangsa Indonesia kaya akan warisan leluhur yang patut dilestarikan," kata Ali.
Ali berharap pencak silat dapat mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia baik dalam lingkup regional maupun internasional. "Oleh karena itu saya mengapresiasi kepada IPSI Kutai Kartanegara yang telah meluangkan waktu tenaga dan pikirannya untuk melestarikan pencak silat dengan digelarnya kejuaraan Bupati Cup ini, mudah-mudahan momentum ini dapat merangsang para pendekar pencak silat untuk lebih menghidupkan serta melestarikan pencak silat di kalangan masyarakat khususnya generasi muda di Kukar," sebutnya.
Editor: Maruly Zainuddin