Giat operasi tersebut dilaksanakan serentak secara nasional menghadapi meningkatnya aktivitas masyarakat terutama saat cuti bersama Idulfitri dari tanggal 19-25 April pekan depan
"Tujuan dilaksanakan operasi ini untuk memberikan informasi, pelayanan dan pengamanan dalam cuti bersama dan libur Idulfitri tahun 2023 terkait aktivitas mudik," kata Kapolres Kukar, AKBP Hari Rosena melalui Kasat Lantas Polres Kukar, AKP Reza Pratama.
Polres Kukar mendirikan pos terpadu, pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik yaitui di pos terpadu yang berada di pulau Kumala Tenggarong, pos pengamanan di jalan poros Tenggarong-Samarina simpang patung Lembuswana Tenggarong Seberang serta pos pelayanan di Kilometer 38 Samboja menuju arah Balikpapan.
"Ada 3 pos yang didirikan sebagai pendukung kegiatan operasi ini. Disamping pos pantau yang didirikan tiap Polsek sesuai arahan Kapolres Kukar," jelas Reza.
Satlantas Polres Kukar juga memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat. Untuk mengutamakan keselamatan diri agar terhindar dari bahaya kecelakaan di jalan raya.
"Disarankan bisa menggunakan kendaraan roda 4 atau sarana transportasi lainnya dari pemerintah. Sebab, dari hasil analisa dan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, kecelakaan didominasi dari roda 2 meskipun tidak menutup kemungkinan terjadi di kendaraan roda 4," papar Reza.
Kecelakaan tersebut dapat dipicu oleh beberapa faktor, diantaranya kelelahan, mengantuk dan tidak konsentrasi serta kondisi kendaraan yang tidak siap atau layak.
"Untuk itu, cek kendaraan yang digunakan dan juga pastikan kesiapan diri terutamanya pengemudi/supir. Faktor kelelahan cukup banyak menimbulkan kecelakaan. Sehingga disarankan untuk bisa beristirahat di pos-pos yang sudah didirikan saat Operasi Ketupat Mahakam 2023 ini," imbaunya.
Terakhir, Satlantas Polres Kukar juga mengimbau masyarakat yang ingin berpergian agar dapat memastikan tempat tinggalnya dalam kondisi aman. Sebab, ini berpotensi untuk terjadinya tindak pidana seperti pencurian dan juga musibah kebakaran.
"Cek dulu kondisi rumah, matikan listrik, kompor dan sebagainya yang bisa berpotensi menyebabkan musibah kebakaran. Serta bisa menitipkan kepada tetangga yang tidak berpergian atau ketua RT agar saat berpergian tidak waswas," pungkas Reza.
Editor: Aspian Nur