Kondisi cuaca yang cukup ekstrem tersebut sampai membuat sebuah insiden kecelakaan (laka) air yang melibatkan kapal tongkang pengangkut batu bara. Kapal tongkang tersebut diketahui menyenggol sebuah bangunan yang berada di tepi Sungai Mahakam.
"Telah terjadi laka air, kapal tongkang pengangkut batu bara tertiup angin kencang dan menabrak dermaga Masjid Al Hikam, Desa Bloro Kecamatan Sebulu," kata Kapolsek Sebulu, Iptu Yoshimata J. S Manggala saat dikonfirmasi Jumat (7/4/2023).
Diuraikannya, insiden ini terjadi sekitar pukul 14.30 Wita, saat itu situasi perairan di sekitar Desa Bloro sedang dilanda hujan deras dan angin kencang. Kapal tongkang bertuliskan ROBBY 22 yang ditarik oleh kapal tug boat BLORO 29 ini sedang berlayar ke arah hulu Sungai Mahakam.
Kapal yang dalam posisi kosong atau tidak bermuatan ini kemudian di terpa angin kencang sehingga bagian buritan kapal tongkang hanyut ke pinggiran sungai. Buritan kapal tongkang ini lalu menghantam dermaga Masjid Al Hikam dan mengakibatkan rusak berat.
"Tidak ada korban jiwa, untuk kerugian ditaksir mencapai Rp 200 juta. Terkait insiden ini juga sudah dilakukan mediasi antara perusahaan pemilik kapal dengan pengurus masjid Al Hikam. Informasi terakhir dari Kepala Desa Bloro, hingga kini penyelesaian insiden tersebut masih dalam proses negosiasi," tutupnya.
Editor: Rusdianto