Pada Musrenbang yang dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, pemaparan oleh Plt Kepala Bappeda Kukar Sy Vanesa Vilna, Camat Tenggarong, Sukono dan Kadis Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD), Arianto ini Ketua DPRD meminta agar beberapa prioritas kebutuhan akses jalan penghubung bisa segera dirampungkan.
"Jalan Bukit Biru ke Loa Kulu, dan jalan-jalan kelurahan yang menghubungkan Tenggarong dengan kecamatan lain, juga jalan Bendang Raya Rapak Lambur dengan Sebulu, sementara ini kita lihat yang menghubungkan dengan kecamatan lain ini kurang maksimal, Tenggarong ini wajahnya Kutai Kartanegara," kata Rasid.
Selain masalah jalan penghubung antar desa kelurahan dan kecamatan, Politikus Golkar ini juga mengingatkan pentingnya pembenahan dan perawatan drainase yang ada di kecamatan Tenggarong.
"Harus kita benahi ada beberapa kelurahan kalau hujan pasti banjir, Timbau ada beberapa titik, Melayu, Loa ipuh, Panji, Maluhu, Kampung Baru begitu juga ada beberapa titik, perlu menjadi perhatian teman-teman di PU harus dibenahi, karena kita tidak mau seperti Samarinda yang susah diurai, Rapak Mahang dan Jalan Naga harus menjadi perhatian juga," ungkapnya.
Obyek wisata juga harus menjadi perhatian baik yang ada di Pulau Kumala yang sekarang ini agar bisa dimanfaatkan secara baik untuk meningkatkan PAD. Begitu juga Waduk Panji Sukarame, diharapkan akses jalan yang ada harus dibenahi dengan pelebaran jalan satu meter ke kiri dan satu meter ke kanan.
"Sehingga ini memudahkan para wisatawan yang berkunjung. Kemudian ada pesan juga dari Lurah Loa Tebu agar Jalan AM Sulaiman di Kelurahan Loa tebu itu perlu penyelesaiannya. Tidak kalah pentingnya juga pembangunan pasar bisa segera dibangun, sehingga Kota Tenggarong bisa tertata rapi, supaya lebih baik nyaman dilihat dan nyaman bagi kita semua," tegas Rasid.
Editor: Rusdianto