“Sekarang jalan sudah rencana lelang MK, kita juga menunggu hasil survei untuk lanjutan dari Dinas Perdagangan memastikan bahwa peruntukkan sesuai dengan pedagang yang telah didata,” kata Sunggono kepada korankaltim.com, Jumat (3/3/2023).
Sunggono mengungkapkan tidak hanya persiapan bangunan fisiknya, survey pendataan terhadap pedagang yang nantinya akan diakomodir di pasar yang dibangun semi modern ini sangat penting dilakukan agar revitalisasi pasar ini bisa sesuai dengan peruntukkannya.
“Tahun ini selesai fisiknya, yang survey itu untuk memastikan tata cara pengelolaannya makanya saya suruh survey dulu agar pengelolaannya nanti sesuai dengan harapan para pedagang dan harapan kita semua,” ungkapnya.
Sebagai informasi seluruh pedagang di Pasar Tangga Arung, sejak awal tahun ini sudah mulai didata. Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah menyebutkan pendataan para pedagang dilakukan dengan cara by name dan by addres. Dalam survei tersebut, setidaknya sudah 700 pedagang yang telah terdata. Sayid menegaskan revitalisasi pasar dapat meningkatkan pelayanan dan akses yang lebih baik kepada masyarakat.
“Revitalisasi akan menjadikan pasar rakyat yang lebih modern sebagai penggerak roda perekonomian daerah,” sebutnya.
Dia menjelaskan, manfaat revitalisasi tidak hanya dapat meningkatkan daya saing pasar rakyat. Namun juga meningkatkan kesejahteraan para pedagang melalui peningkatan omset pendapatan serta memudahkan akses transaksi jual beli yang nyaman pada pasar semi modern ini nantinya.
“Ini juga mendukung kelancaran logistik hingga distribusi bahan kebutuhan masyarakat serta mendorong terjadinya penguatan pasar dalam negeri,” tegas Sayid.
Editor: Rusdianto