Hal ini disampaikan Edi saat memimpin upacara HUT ke-104 Damkar dan Penyelamatan Rabu (1/3/2023) pagi tadi. "Saya minta Damkar untuk membuat rencana-rencana strategis demi penguatan dan kesiapsiagaan," ucap Edi.
Diantaranya adalah penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) agar diberikan pelatihan, tak hanya SDM yang ada di Damkar tetapi juga dengan Barisan Sukarelawan Kebakaran dan Bencana (Balakarcana) yang sudah terbentuk sampai saat ini.
"Saya minta keduanya terhubung dengan baik, apalagi Balakar ini penting untuk dibina karena mereka yang berada pertama kali di lapangan jika ada kejadian kebakaran. Ini harus dikuatkan," tegas Edi.
Selain penguatan SDM, yang tidak kalah penting juga adalah sarana dan prasarana yang akan dipenuhi secara bertahap. "Dua hal ini harus terselenggara dengan baik yang memang ini merupakan bentuk dari kesiapsiagaan kita," sebut Edi lagi.
Dari data selama 3 tahun terakhir, angka kebakaran permukiman di tahun 2022 terus menurun. Dengan beberapa identifikasi kejadian karena faktor kelalaian manusia dan arus pendek listrik. Sehingga diharapkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dalam pencegahan kebakaran bisa terus ditingkatkan.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kutai Kartanegara Fida Hurasani secara terpisah menjelpaskan apa yang disampaikan Edi Damansyah memberikan apresiasi. "Bupati sudah mengapresiasi dan memberikan beberapa atensi serta berjanji akan memberikan pembenahan sarana dan prasarana secara bertahap," ujar Fida.
Damkar Kutai Kartanegara kedepannya akan terus membina hubungan baik dengan Balakarcana dan juga mengadakan pelatihan bari para anggota. "Balakar ini memang sangat penting, dengan jumlah yang cukup banyak ini memang belum semuanya terbina dengan baik. Ini pekerjaan utama yang akan kami kerjakan sesuai arahan bupati," tutup Fida.
Editor: Aspian Nur