Puluhan bahkan ratusan masyarakat dari semua strata sosial menunjukkan bela sungkawa dengan menghadiri kediaman almarhum yang beralamat lengkap di Jalan AM. Sangaji Gang 9 Nomor 9 RT 9 Kelurahan Baru, Tenggarong.
Orang nomor satu Kukar, Bupati Kukar Edi Damansyah juga turut menyambangi rumah almarhum hingga turut hadir mengantarkan jenazah hingga peristirahatan terakhir di Kuburan Muslimin Sukmawira, Sabtu (18/2/2023).
"Atas nama pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, pribadi dan keluarga dan sekaligus saya selaku ketua Gerakan Pramuka Cabang Kutai Kartanegara menyampaikan belasungkawa turut berdukacita atas berpulang ke Rahmatullah Kakak Djuremie," kata Edi kepada korankaltim.com pagi ini.
Edi mengungkapkan sosok H Djuremie ini adalah panutan bagi adik-adik di Pramuka, menjadi pembina yang baik. Almarhum juga tercatat aktif di sosial kemasyarakatan dan sosial keagamaan. Seperti diketahui bersama H Djuremie berkaitan erat dengan Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) karena bertahun-tahun menjabat sebagai Ketua Takmir Masjid Agung SAMS. Semasa menjadi ASN, almarhum juga tercatat sebagai salah satu pegawai di Dinas Perhubungan dan instansi lainnya, setelah purna tugas menjadi ASN, almarhum aktif berkegiatan di Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Tenggarong.
Dari informasi yang dihimpun, almarhum meninggal di Kecamatan Muara Muntai lantaran dirinya bertugas untuk mempersiapkan pelantikan pengurus Kwartir Ranting (Kwaran) Kecamatan Muara Muntai.
"Kita merasa kehilangan, semoga figur beliau ini bisa menjadi contoh para generasi sekarang adik-adik khususnya kami di Pramuka. Kita doakan bersama agar karya pengabdian almarhum ini menjadi amal ibadah dan diampuni semua dosanya dilapangkan alam kuburnya mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah Subhanahuwataala," ungkapnya.
"Sebetulnya agenda kami pagi ini kami bersama almarhum di Muara Muntai, karena ada acara Pramuka, tapi yang Maha Kuasa berkehendak lain, pelantikan Kwaran," tutup Bupati.
Editor: Rusdianto