Satu diantara bentuk dukungan itu adalah dengan membeli jajanan produk lokal untuk setiap kegiatan rapat-rapat organisasi perangkat daerah (OPD) baik yang ada di pusat pemerintahan di Kota Tenggarong maupun bagi perangkat daerah yang ada di kecamatan-kecamatan.
“Saya tegaskan rapat harus mengutamakan kue-kue tradisional yang diproduksi oleh pelaku UMKM di sekitar kantor baik yang ada di Tenggarong maupun kecamatan, tidak ada lagi rapat makan kue keju,” tegas Edi kepada Korankaltim.com, Selasa (7/2/2023).
Edi kerap mengamati dalam perjalanannya dan hadir langsung di setiap kesempatan rapat-rapat yang dilaksanakan OPD, kue-kue yang dipesan justru banyak yang tidak dimakan sehingga mubazir.
“Ini harus jadi komitmen bersama bagaimana mendorong pelaku usaha mikro kecil yang ada di Tenggarong dan sekitarnya begitu juga para camat saya minta para kepala desa prioritaskan ini untuk program-program jajanan yang ada di kampung, sehingga rapat-rapat kita menggunakan produk lokal ini,” paparnya.
Hal ini juga harus tersampaikan dengan baik kepada dunia usaha yang ada di Kutai Kartanegara agar menjadi upaya bersama bagaimana langkah-langkah konkret untuk mendorong pemulihan ekonomi.
“Apalagi pasca Covid-19 ini yang memang memerlukan intervensi kehadiran pemerintah untuk percepatan mendorong pemulihan ekonomi,” pungkas Edi.
Editor: Aspian Nur