Inilah yang akan dilakukan Perumda Tirta Mahakam (Tirma), Kamis (2/2/2023) besok dengan melakukan kegiatan penggantian water meter magnetic di Instalasi Pengolahan Air (IPA) I Sukarame.
“Di IPA 1 Sukarame pengerjaannya, water meter magnetic itu water meter yang untuk mendistribusikan ke pelanggan berapapun besarnya air yang didistribusikan itu akan ketahuan melalui digital, sudah terbaca langsung sistemnya ke receiver kita, kalau dulu mekanikal menggunakan kipas, nah watermeter magnetic ini seperti sensor untuk mendeteksi aliran itu, oh sekian liter perdetik, sekian kapasitasnya, itu semua bisa diukur dengan akurat,” kata Direktur Teknik (Dirtek) Perumda Tirma, Sutrisno didampingi Kasubag Humas, Haisandi kepada korankaltim.com, Rabu (1/2/2023).
Ia mengungkapkan penggantian water meter magnetic ini salah satu bentuk terobosan positif dari Perumda Tirma, karena jika dulunya menggunakan kipas atau mekanikal, kipas itu rawan sekali kalau kena kotoran sedikit saja bisa macet dan jika terkena tekanan tinggi maka assy nya bisa melebar sehingga menyebabkan tidak akurasi lagi dalam pencatatan.
“Dengan adanya water meter magnetic ini tadi lebih canggih untuk dibaca, dan operasionalnya pun lebih panjang usianya karena sifatnya kan hanya seperti sensor,” ungkapnya.
Estimasi pengerjaan penggantian water meter magnetic ini diperkirakan satu hari, sehingga diimbau warga masyarakat yang terdampak dari layanan IPA 1 Sukarame yakni kawasan Kelurahan Sukarame, Kampung Baru, Mangkurawang, Loa Tebu Kecamatan Tenggarong disarankan menyiapkan air penampungan.
“Estimasi satu hari namun kami optimis hanya bisa dilakukan dalam hitungan jam, kami sudah melakukan pekerjaan sebelumnya seperti penggalian, alat-alat sudah disiapkan di lokasi, nah ketika sudah oke maka kita matikan dan langsung dikerjakan penggantian, teknik kerja kami seperti itu. Wilayah terdampak diharapkan menampung air pada hari ini, seperti wilayah Kelurahan Sukarame, Kampung Baru Mangkurawang, Loa Tebu dan sekitarnya,” pungkasnya.
Editor: Rusdianto