Diceritakan warga sekitar yang melihat momen itu, buaya yang membawa jasad si bocah malang itu terus berada disana hingga almarhum Ziyad dinaikkan ke kapal. "Buayanya ndak mau jauh, terus ada disana," kata pria dalam video tersebut.
Warga lainnya mengatakan jasad Ziyad ini bahkan sempat ditarik dua kali oleh buaya ke dasar sungai tapi tidak lama kemudian dilepaskan sebelum akhirnya pihak keluarga datang menaikkan ke atas kapal.
Sebagian orang meyakini buaya yang terlihat “mengantarkan” jasad Ziyad dan menyebutnya “nenek” tidak seperti kebanyakan buaya pada umumnya.
"Kalau biasanya buaya menggigit dan makan apapun, tapi buaya ini tidak, sebagian dari suku kami memanggilnya “nenek”. Jadi dia tidak menggigit ataupun memakannya," ucap seorang warga yang masih memiliki hubungan keluarga dengan almarhum Ziyad.
Diketahui jasad Ziyad ditemukan warga Jumat (20/1/2023) pagi tadi sekitar pukul 07.00 dan warga yang menemukan langsung menghubungi keluarga almarhum untuk kemudian dibawa ke rumah duka.
"Sudah ditemukan pagi tadi sekitar 1,5 kilomter dari lokasi kejadian. Atas permintaan keluarga almarhum, bocah itu langsung dievakuasi dan dibawa ke rumah duka," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Melkianus Kotta.
Diketahui sebelumnya, Ziyad Rabu (16/1/2023) sore sekitar pukul 15.00 WITA bermain di bagian belakang rumahnya di Muara Jawa Ulu, yang memang berada diatas sungai. Namun beberapa saat kemudian Ziyad sudah tidak ada dan hanya terlihat mainannya. Keluarganya langsung melakukan pencarian dibantu warga sekitar sampai akhirnya pagi tadi ditemukan dengan lebih dulu “diantarkan” seekor buaya di perairan Handil 1, Kelurahan Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa, Kabupaten Kutai Kartanegara.
Penulis : M. Yasin Handayan
Editor: Aspian Nur