“Pak Wiyono sudah saya kenal sejak jadi Kepala Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) dan pembina kami selama ini. Semua sudah tahu integritas dan track record beliau, memudahkan KSDE karena beliau juga membidangi perekonomian dan pembangunan,” kata Arief kepada Korankaltim,com, Senin (9/1/2023).
Selama pandemic Covid-19 lalu hingga saat ini mereka konsisten menjalin kemitraan diberbagai sektor usaha, diantaranya kehutanan, pertanian dan juga ada di bidang property.
Dengan telah ditunjuknya komisaris maka kerja-kerja bisnis ini akan semakin kuat dan Arief berkeyakinan hal tersebut memberikan efek yang luar biasa.
“Saya yakin industri kedepan bakal berkembang apalagi adanya IKN, smelter, pembangunan batu bara yang propertinya akan banyak, tentunya ini peluangnya besar,” ungkapnya.
Di tahun 2023 ini diyakininya Perseroda KSDE bisa memberikan deviden untuk daerah seperti yang dilakukan di tahun sebelumny. Meskipun tidak banyak namun tetap bisa berkontribusi untuk menambah pendapatan asli daerah Kutai Kartanegara. “Tahun 2023 ini kata orang tahun krisis, tapi kami optimistis Insya Allah bisa surplus,” pungkas Arief.
Diketahui Bupati Kutai Kartanegara H Edi Damansyah diawal 2023 lalu melantik dua komisaris perusahaan daerah dari unsur pejabatan pemerintah daerah. Selain Wiyono ada juga Alfian Noor yang dilantik sebagai Komisaris Perseroda PT Mahakam Gerbang Raja Migas (MGRM).
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur