"Saat kejadian, semua warga sudah terlelap tidur. Begitu tahu ada kebakaran, semuanya panik," kata Darna warga sekitar.
Diceritakannya bahwa saat kejadian, ada anaknya yang melihat api membesar. Kemudian mendatangi rumahnya dan meminta dirinya untuk bisa segera keluar dari rumah.
Sementara itu, petugas pemadam kebakaran (damkar) pun langsung datang ke lokasi kejadian usai menerima laporan. Semua unit mobil pemadam yang standby pun dikerahkan dalam memadamkan api yang semakin membesar.
"Semua unit kita turunkan guna memadamkan api yang memang semakin membesar. Dibantu juga dengan unit dari satpol PP dan balakarcana. Bahkan beberapa relawan dari Kota Samarinda juga ikut datang membantu," ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Fida Hurasani di lokasi kebakaran.
Api baru benar-benar dipadamkan sekitar pukul 01.00 dini hari setelah dilakukan proses pendinginan. Petugas memang sempat mengalami kendala saat berupaya memadamkan api karena masih tersambungnya aliran listrik.
"Api sangat cepat membesar, karena memang permukiman padat penduduk," ujarnya.
Ditambahkan oleh Ketua RT 10 Kelurahan Mangkurawang, Darma Setiawan bahwa dalam musibah kebakaran ini setidaknya ada 14 rumah yang ditempati 16 Kepala Keluarga (KK) menjadi korban dalam musibah kebakaran.
"Namun untuk jumlah jiwanya masih akan didata penuh lagi besok pagi (hari ini)," ucapnya usai api berhasil dipadamkan.
Saat kejadian seluruh warga memang dikatakannya sangat panik dan terlelap tidur. Darma pun baru mengetahui musibah ini setelah terbangun karena peralatan listrik dirumahnya tidak normal berfungsi bahkan sempat mencium ada sesuatu yang terbakar.
"Saat keluar rumah, warga sudah panik dan bergegas menyelamatkan diri dan harta benda. Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kalau untuk kerugian, masih belum tahu," tandasnya.
Adapun untuk para korban diketahui mengungsi ke tempat sanak saudara dan tetangga sekitar. Disekitar lokasi musibah kebakaran pun akan didirikan posko oleh RT setempat. Sedangkan untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Penulis: M. Yasin Handayan
Editor: Rusdi