Rangkaian apel juga dilakukan penyematan penghargaan atas dedikasi pengabdian selama 20 tahun lebih bekerja sebagai pegawai Perumda Tirta Mahakam yang diberikan Edi didampingi Direktur Utama Perumda Suparno kepada dua pegawai yaitu Yulia Citra Sari yang merupakan staf pembukuan Kantor Pusat dan Efni Tambrin yang merupakan staf Distribusi Ranting Bukit Raya.
Keduanya diberi penghargaan karena telah mengabdi di Perumda Tirta Mahakam selama 20 tahun empat bulan masa kerja sejak 1 Juli 2002.
"Ini ulang tahun ke-31, kalau ini manusia usia ini kan sudah dewasa dan kategori tua, panjang sudah. Saya mengapresiasi bertepatan dengan ulang tahun ke-31 ini, jajaran Perumda Tirta Mahakam ini melakukan terobosan melakukan inovasi melakukan perubahan, tadi sistem perubahannya sudah disampaikan inovasinya diberikan nama Siranam, sistem informasi manajemen air minum perumda Tirta Mahakam, lengkap semua bidang ada disana," kata Edi kepada awak media usai me-launching secara resmi Aplikasi Siranam.
"Ada kerja sama kita dengan Akatirta (akademi teknik Tirta Wiyata) dari Magelang Jawa Tengah yang informasinya sudah menangani di Kota Samarinda dan di Kutai Timur, jadi saya minta pertiga bulan ada progres, tadi sudah disampaikan perwakilan dari Akatirta tadi mereka bisa memberikan ukuran pertiga bulan nanti terhadap persen menurunnya, dan penurunan ini nantinya berdampak pada pendapatan Perumda, yang kedua saya atas nama pemerintah dan kuasa pemilik modal menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada jajaran direksi dan seluruh jajaran Perumda Tirta Mahakam dewan pengawas bahwa keberadaan Perumda Tirta Mahakam ini terjaga terkelola dengan baik, sudah bisa memberikan pelayanan kepada masyarakat," papar Edi.
Edi juga tak menampik kalau dalam perjalanannya ada kelemahan dan hal tersebut telah dipastikan memang ada kelemahannya, makanya diharapkan ini menjadi lecutan semangat dan berangkat dari kelemahan ini untuk melakukan perbaikan salah satunya melalui konsep perubahan yang ada di aplikasi Siranam ini.
"Saya optimis ini akan ada perbaikan dan juga sekaligus pada kesempatan ini kami menyampaikan apresiasi kepada masyarakat kabupaten Kutai Kartanegara pelanggan Perumda Tirta Mahakam ini kalau ada kelemahan kami minta diberikan koreksi kalau ada informasi yang berkaitan karena tadi disampaikan bahwa penanganan kebocoran ini ada yang fisik dan non fisik, kalau yang non fisik itu seperti kerusakan water meter misalkan, karena perubahan perbaikan ini tidak hanya di satu sisi, tidak bisa hanya di sisi kami pemerintah kabupaten, saya memerintahkan jajaran direksi dan dewan pengawas Perumda Tirta Mahakam tapi kami juga memerlukan partisipasi masyarakat, khususnya para pelanggan," tegasnya.
Sementara Suparno menyampaikan rangkaian HUT ke-31 ini diawali dengan bakti sosial donor darah, khitanan massal, ziarah ke makam pahlawan dan para sultan Kutai, yang kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat senam zumba bersama serta Family Gathering internal keluarga besar Perumda Tirta Mahakam.
Hari ini dilakukan launching aplikasi Siranam, sebagai jawaban untuk memenuhi kebutuhan untuk perluasan layanan kepada masyarakat. Selain penyematan pin dan syukuran, di puncak perayaan HUT ini juga diumumkan pegawai Perumda yang mendapatkan giliran ibadah umroh untuk berangkat di tahun 2023 mendatang.
"Sekali lagi kami ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang memberikan dukungannya kepada kami sehingga kami tetap komitmen untuk terus berbuat yang terbaik guna melayani pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kutai Kartanegara," tutup Suparno.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Aspian Nur