Klinik ini telah berdiri sejak pertengahan 2019 lalu, dan sudah seribu lebih pelaku usaha masuk klinik ini. Pada 17 - 19 November 2020 lalu, Dispora Kukar mengadakan dua kelas pelatihan bagi wirausahawan di Kukar sebagai tindak lanjut program ini. Kelas pertama adalah pelatihan pembuatan bucket dan pemasaran secara online, kelas satunya lagi terkait digital marketing.
Masing-masing kelas diisi sebanyak 20 orang wirausahawan. "Nah kami saat ini jemput bola. Membekali teman-teman terkait ilmu manajemen yang baik," kata Bidang Kewirausahaan, Kepemudaan dan Kepramukaan, Aji Ali Husni.
Pelatihan-pelatihan yang disediakan pun mengikuti perkembangan zaman. Pengusaha muda juga difasilitasi agar usahanya mendapat izin secara gratis. Dispora Kukar bekerjasama dengan DPMPTSP Kukar dalam hal ini, bahkan izin usahanya dapat diterbitkan dalam sehari. "Izin memudahkan pemerintah untuk melihat siapa saja pelaku usaha yang ada. Jika ada bantuan atau program dari pemerintah akan lebih mudah," bebernya.
Setelah mendapatkan ilmu, pengalaman dan legalitas usaha melalui klinik ini. Para wirausahawan muda itu diharapkan dapat menularkan ilmunya kepada pelaku usaha lainnya. "Agar bisa berkembang dan menginspirasi teman-teman lain untuk berwirausaha," pungkasnya. [ADV]
Penulis : Reza Fahlevi
Editor : Rusdi