Sepekan lalu, angka kesembuhannya sebanyak 2.114, pertambahan kasus sembuh dalam satu pekan terakhir sekitar 384 kasus. Sementara total penambahan kasus positif sepekan terakhir sebanyak 345 kasus.
Berbagai upaya untuk menekan angka pertumbuhan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 telah dilakukan oleh Satgas dengan berbagai evaluasi. Mulai dari perbaikan upaya edukasi adaptasi kebiasaan baru, tracing dan testing, hingga penanganan pasien Covid-19 sedang maupun berat.
Martina menjelaskan, lonjakan kasus yang cukup tinggi pada Oktober lalu disebabkan upaya tracing dan testing yang sangat masif. Bahkan perharinya bisa sampai 600-700 orang yang dilakukan tracing dan testing. Sekarang, puskesmas sudah dengan sangat optimal melakukannya dan upaya ini sudah terbilang mapan.
Sehingga pada November ini, Satgas sudah mulai berfokus pada upaya kampanye-kampanye perubahan prilaku yang menjadi hulu permasalahan Covid-19.
"Tim perubahan perilaku sudah bergerak, dilakukan kampanye-kampanye soal itu supaya masyarakat teredukasi agar tidak tertular," kata Martina kepada Korankaltim.com, Kamis (19/11/2020).
Kemudian penanganan pasien Covid-19 saat ini tidak segelap beberapa bulan lalu. Petugas medis hanya bisa meraba-raba terkait upaya penanganan pasien Covid-19 sedang maupun berat. Sekarang, dengan banyaknya penelitian-penelitian yang menunjukan apa yang terjadi pada penderita Covid-19, kemungkinan buruk pada penderita sudah dapat diantisipasi.
"Yang terpenting dia tidak terlambat datang ke rumah sakit. Kalau terlambat, kita agak susah karena sudah terlalu banyak kerusakan yang ditimbulkan," jelasnya.
"Makanya penting untuk kampanye perubahan prilaku ini, sehingga orang tidak menggampangkan," kata Martina. (Adv)
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Bambang Irawan