"Ini adalah program Pak Bupati 1 RT 1 Laptop, program ini dalam rangka peningkatan layanan untuk masyarakat. Kemarin-kemarin kan RT ini kerjanya masih manual yakni ketikan dan tulis tangan saja," katanya kepada KORANKALTIM.COM, Sabtu, (8/2/2020).
Menurut Suparman dengan adanya laptop, diharapkan seluruh data terkait urusan kependudukan di tingkat RT bisa terdata dengan rapi.
"Data-data tentu rapi dan ke depan itu apabila data-data dari RT itu diminta oleh Pemerintah Kabupaten tidak mengalami kesulitan, karena data sudah tersedia dan tidak perlu lagi bongkar-bongkar arsip kesana kemari, tinggal buka laptop," ungkapnya.
Suparman menegaskan program 1 Laptop 1 RT ini bukan diperuntukkan bagi personal, melainkan untuk jabatan Ketua RT.
"Ini bukan personal, tapi ini untuk lembaga RT. Jadi ini dari Kecamatan Tenggarong Seberang untuk 18 desa. Laptop yang diberikan itu berjumlah 281 Laptop beserta printernya," tegasnya.
Kadisdukcapil Kukar M Iriyanto menegaskan, laptop ini bersifat pinjam pakai. Artinya tetap ada kewajiban dan pengawasan dalam penggunaan untuk urusan kependudukan. "Jadi siapa yang menjabat dialah yang bisa menggunakan fasilitas laptop dan printer itu, tapi jika nanti ada peralihan jabatan maka secara otomatis fasilitas itu tidak berlaku untuk individu," terangnya. (Adv)
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: M. Huldi