Rangkaian kegiatan dan agenda Erau Adat Kutai dan The 5Th International Folk Arts Festival (EIFAF) 2017 telah menjadi Agenda Pariwisata Nasional ini, diharapkan mampu memadukan hadirnya ruang aktualisasi seni budaya dan meningkatnya angka kunjungan wisatawan serta bergeraknya perekonomian rakyat khususnya selama Festival berlangsung.
Adapun aktivitas yang dilakukan partisipan EIFAF 2017 dari mancanegara ialah Kirab Budaya Internasional bertempat di Depan Gerbang Raja - Kedaton Kutai (2 km) Panggung kehormatan di Teras Kedaton. Parade Acara Pembukaan Festival Stadion Rondong Demang Tenggarong Atraksi di depan tribun kehormatan selama 3 menit. Pentas Seni Budaya Internasional di Panggung Seni Pinggir Sungai Mahakam dan Panggung Seni Erau Expo. Setiap grup tampil di semua panggung seni bersama sanggar seni daerah dan nusantara dari daerah lain.
Pertunjukkan di Jalan (Street Performance) di Plaza Utama Pulau Kumala, Menyaksikan Upacara Bepelas di Keraton Kestultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Beseprah di Jl. Mulawarman - Jembatan Besi Diikuti perwakilan peserta EIFAF, makan bersama duduk bersila di jalan raya bersama masyarakat. Resepsi dengan Sultan Kutai di Kedaton diikuti seluruh peserta EIFAF. Resepsi dengan Bupati Kutai Kartanegara di Pendopo Odah Etam. Resepsi dengan Presiden CIOFF Indonesia dan Festival Director di aula gedung B lantai III. Green Tenggarong di Pulau Kumala. Cultural Visit Dayak Experience Center di Pulau Kumala diikuti seluruh peserta, dilanjutkan dengan kompetisi permainan tradisional Kutai. Menyaksikan Upacara Mengulur Naga di Teras Keraton dan Closing Ceremony di Gedung PKM.
Sedangkan partisipasi kesenian rakyat daerah Kutai Kartanegara dalam perhelatan EIFAF 2017 kali ini meliputi, Tarian Keraton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Opening Ceremony EIFAF, Tari Jepen Kutai, Pentas Seni Budaya Internasional dan Pertunjukkan di Jalan (street performance) bersama partisipan EIFAF mancanegara, dan partisipan lomba festival Jepen Kutai, Kesenian Rudat, Tarian Dayak Benuaq, Tarian Dayak Kenya, Seni Tarsul, mengikuti aneka kegiatan lomba, Musik Tingkilan, Drama Tradisional Mamanda, Upacara Adat Modang, Upacara Adat Benuaq, Upacara Adat Kenya dan Kesenian Rakyat Nusantara. (*hei)