Tiga orang tersebut adalah Kepala Desa Mueng Juhar, Panitia HUT Ridwan dan Ketua Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bersinar Desaku, Ramsyah. Ketiganya akan menerima penghargaan pada Senin (2/9) mendatang.
“Alhamdulillah kami sudah dihubungi panitia lomba ‘Gapura Cinta Negeri’, rencananya Sabtu (Besok, Red) kami berangkat ke Jakarta, karena ada acara penyerahan penghargaan pada Senin langsung oleh Pak Jokowi,” kata Ramsyah.
Ia mengaku akan menyampaikan beberapa hal jika bertemu dengan Presiden Jokowi yakni akan menjadikan Desa Mueng sebagai Kampung warna-warni. “Kami berharap ada kesempatan bertemu dengan Pak Jokowi,” harapnya.
Bahkan, kata Ramsyah, salah satu impiannya selama ini yakni bertemu Presiden Indonesia. “Alhamdulillah, kami bersyukur bisa diberi kesempatan bertemu Pak Presiden yang memang saya impikan,”ucapnya.
Prestasi yang didapat itu, sebut Ramsyah, tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat.
Diketahui, saat ini Desa Mueng merupakan salah satu desa tertinggal menurut Indeks Desa Membangun (IDM) 2018/2019 dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes dan PDTT).
Meski desa tertinggal, namun Desa Mueng banyak meraih prestasi level provinsi maupun nasional. Seperti keberhasilan Bumdes Bersinar Desaku yang mendapat penghargaan dari KemenPAN-RB, masuk Top 99 inovasi pelayanan publik tentang pengelolaan listrik tenaga surya komunal yang didampingi Dinas ESDM.
Pada awal Agustus 2019, Bumdes Bersinar Desaku juga meraih penghargaan sebagai juara satu se-Kaltim kategori inovasi Bumdes. Status desa tertinggal justru menjadikan desa ini menjadi termotivasi untuk meningkatkan desa.
Penulis: */Sabri
Editor: M.Huldi