Menurut Noor, meskipun berlimpah ruah namun pihaknya tidak menghalangi bagi siapa saja ataupun komunitas mana saja yang ingin terus menyalurkan bantuannya. “Kami tetap menerima, meskipun nanti terhitung sepekan posko sudah di tutup, bantuan bisa diserahkan ke kantor Kelurahan Melayu. Untuk jenis bantuan kami terus membuka, namun untuk bantuan berupa pakaian kalau bisa ditahan dulu dan lebih baik bantuan berupa barang lainnya semisal selimut, peralatan sekolah, perlengkapan bayi dan semacamnya. Bantuan pakaian saja kemarin datang tiga truk, jadi sudah sangat berlebih sayang nanti kalau mubazir,” ucapnya.
Ia menegaskan meskipun tenaga dari pihak kelurahan sangat terbatas, bantuan yang diserahkan akan semaksimal mungkin disalurkan secara merata dan adil. “Dalam sejarah kebakaran yang pernah terjadi di Kelurahan Melayu memang ini yang paling luar biasa bantuan yang datang, ibaratnya tu ndik ketangkisan bantuan yang datang Alhamdulillah. Sampai malam-malam kami membagikan bantuan yang datang, kami dari kelurahan atas nama warga berterima kasih dan meskipun posko nanti sudah ditutup bantuan tetap kami terima di kantor,” tegasnya. (hei)