Plt Bupati Kukar, Edi Damansyah dalam arahannya pada Senin (14/1) lalu mengatakan besarnya alokasi dana membangun dari pinggiran itu merupakan bentuk arah pembangunan daerah yang telah dibangun selama tiga tahun terakhir.
“Itu merupakan pondasi yang menjadi pijakan bersama dalam mewujudkan masa depan yang Maju, mandiri, sejahtera, dan berkeadilan,” kata Edi.
Keterhati-hatian dalam mengelola bentuk pendapatan daerah seperti retribusi dan pajak daerah pada tahun berjalan setidaknya memberi udara segar bagi Kukar.
Hal ini diharapkan Edi mampu membangun perekonomian di desa-desa berujung pada meningkatnya kesejahterahaan masyarakat.
“Serta mampu melepaskan diri dari bayang-bayang defisit anggaran yang terjadi selama tiga tahun terakhir” terangnya.
Alokasi dana tersebut diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa yang hilirnya adalah meningkatnya kesejahterahaan masyarakat.
“Saya berharap, APBD dapat disusun secara adil, dimana setiap rupiah yang dikumpulkan dari masyarakat dapat didistribusikan kembali untuk mensejahterakan masyarakat, serta mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa,” pungkasnya. (rf218)