“Pelakunya itu beraksi seperti mahasiswa, menggunakan tas dan masuk lingkungan kampus,” kata Rektor Unikarta, Erwinsyah kepada Koran Kaltim.
Namun, kata dia, dengan bukti rekaman CCTV tersebut maka diharapkan pelaku curanmor segera terungkap. Kasus ini juga sudah dilaporkan ke pihak kepolisian.
Erwinsyah mengaku, sebenarnya pihak kampus sudah menyediakan tempat parkir bagi mahasiswa, yakni dilapangan tengah kampus, namun masih ada mahasiswa yang memarkirkan kendaraan parkiran luar, meski masih dalam lingkungan Unikarta.
“Harusnya itu diparkir didalam, di parkiran luar itu untuk mobil,” bebernya.
Security kampus pun, kata dia, tentu tidak bisa mengecek satu persatu kendaraan yang keluar masuk kampus “ungu” tersebut karena setiap hari ada ratusan atau ribuan kendaraan keluar masuk.
“Ke depan kami akan serahkan pengaturan parkir ini ke Fakultas sehingga tempat parkir bisa diatur dengan baik,” bebernya.
Kasus curanmor ini sendiri sebenarnya diharapkan bisa selesai dengan kekeluargaan. Buktinya M Latifudin telah membuat pernyataan yang tersebar di Facebook bahwa menunggu itikad baiknya mengembalikan motor tersebut.
Terpisah, Kapolres Kukar, AKBP Anwar Haidar melalui Kasat Reskrim, AKP Yuliansyah mengaku masih menyelidik kasus ini. “Kami masih menyelidiki, mudahan dalam waktu dekat bisa terungkap,” terangnya. (ami)