Warga Desa Bengkinang Dambakan Jalan Mulus
1 menit baca2.455 kali dibaca

TENGGARONG – Warga desa Bengkinang keluhkan akses jalan yang selama belasan tahun sudah tidak kunjung diperhatikan.
Warga Bengkinang, Busu As, mengatakan satu-satunya akses jalan menuju Kelurahan Loa Tebu tersebut kondisinya begitu memprihatinkan terlebih ketika hujan.
“Saya hampir setiap hari ke Loa Tebu, untuk membeli air minum isi ulang. Jadi kalau hujan itu kondisi jalannya sudah sangat rusak, dijamin tidak akan bisa keluar,” kata Busu As kepada Koran Kaltim, Jumat (7/11).
Lurah Loa Tebu, Lukman, mengatakan satu-satunya akses warga yang selama ini perawatannya hanya dengan dihampar batu tiram tersebut memang sudah parah semenjak belasan tahun lalu.
Menurutnya, satu-satunya akses warga tersebut memang sudah waktunya untuk diperhatikan secara intens.
“Memang sudah ada di hampar batu-batu, tapi kalau sudah kena banjir lima tahunan pasti gelombang lagi jalannya. Kalau dilihat itu memang perlu diperhatikan betul-betul, padahal disitu ada perkebunan sawit juga,” ujar Lukman.
Lukman menerangkan, setiap tahunnya ada dilakukan semenisasi walaupun hanya beberapa meter jaraknya. Jika diperhatikan, lanjutnya, pondasi jalan itu masih tidak cukup kuat lantaran letaknya yang berada hanya beberapa meter dari sungai.
“Walaupun begitu, masyarakat Bengkinang tetap gotong royong dengan memperbaiki jalan mereka sendiri biar bisa enak,” ujarnya.
Tak hanya jalan, sumber daya listrik di desa dengan 80 kepala keluarga itu juga kurang memadai. Sedikit miris ketika malam, warga setempat hanya bisa melihat gemerlap lampu di seberang sungai yang berasal dari desa Tajung Batu.
“Pernah saya bercandai pak Plt Bupati, boleh numpang nyolok di seberang itu kan, saking sederhananya Bengkinang itu memang,” candanya. (rf218)










