Camat Muara Wis Arianto mengatakan segala sesuatunya sudah dipastikan dari pusat penutupan sampai helipad untuk mendaratnya helikopter yang membawa rombongan KASAD Jenderal TNI Mulyono.
“Karena arahan kemarin dari Pangdam helipad itu dua, di Sebemban satu di Muara Wis satu. Intinya rombongan dari Pangdam dan KASAD masing-masing menggunakan helikopter semua,” katanya kepada Koran Kaltim, kemarin.
Menurut Arianto, kesiapan untuk puncak penutupan pun sudah fix dan disepakati di lapangan bola Kecamatan Muara Wis. “Untuk bakti sosialnya di pelataran SD 006 Muara Wis sekaligus bazzar murah dari TNI,” ungkapnya.
Bazzar murah nanti disiapkan khusus dari TNI dengan harga sembako Ro 100 ribu namun dijual kepada warga dengan harga 50 ribu. “Untuk warga khusus Desa Melintang disiapkan sebanyak 495 paket gratis sesuai jumlah KK di Desa Melintang,” jelasnya.
Arianto menegaskan sudah dipastikan tidak ada perbedaan persepsi dan keinginan masyarakat terkait acara puncak penutupan. Semua sudah dirembukkan dan disepakati untuk penutupan dilangsungkan di Kecamatan Muara Wis.
“Semua sudah dirembukkan dan diputuskan secara bersama. Kalau di Melintang itu kan kesulitan dan kemungkinan gagalnya itu bisa saja terjadi dan langsung gagal dengan sendirinya, kalau di Muara Wis itu kan masih bisa kita carikan alternatifnya,” tegasnya.
“Untuk mobilitas warga dan teknisnya nanti sama saja dengan pelaksanaan MTQ dulu, jadi nyebrang lewat Kota Bangun dan bisa juga di mobilitas lewat Rimba Ayu,” imbuh Arianto. (hei)