Taufik berharap, jajaran Direksi dari PDAM, KSDE dan PT MGRM yang baru dilantik mampu membuat rencana kerja tahunan atau rencana kerja lima tahunan dalam bentuk bisnis plan.
“Rencana kerja tahunan atau lima tahunan dalam satu periode kepemimpinan itu harus jelas dan mantap, kemudian aplikatif serta membaca peluang untuk membantu pemerintah daerah dalam hal tindakan tugas-tugas pelayanan ke masyarakat dan mampu kontribusi pendapatan daerah,” harapnya.
“Jadi memang maksud dari mendirikan BUMD itu bekerja dan membantu pemerintah dengan bidangnya masing-masing baik itu pelayanan dalam air bersih, KESD untuk kebutuhan listrik dan MGRM melaksanakan pengawalan PI Blok mahakam, blok Sangasanga dan mampu berkolaborasi dengan SKK Migas,” imbuh taufik.
Sementara itu mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kukar Assbirin, mengapresiasi telah dilantiknya jajaran direksi yang baru, karena menurutnya akan menambah dan menyerap tenaga kerja baru didalamnya. “Terlepas dari semua itu (serapan tenaga kerja, red) Perusda yang kita miliki jangan justru membebani daerah. seharusnya mampu berkontribusi nyata bagi Kukar, sebut saja Tunggang Parangan itu, selama ini berbuat apa. Kalau saya analisa mending ini di rombak habis direksi sampai seluruh jajarannya, karena kalau masih menggunakan orang lama ya tetap saja tidak produktif,” ucapnya. (hei)