“PW ini sendiri diikuti oleh 16 Kwaran kecuali Muara Muntai dan Tabang yang tidak mengirimkan perwakilannya. Jadi untuk peserta itu ada 545 orang,” katanya kepada koran kaltim belum lama ini.
Ali mengungkapkan untuk kegiatan PW ini berlangsung selama enam hari, namun kegiatan penuh untuk bakti ke masyarakat ialah selama empat hari. Jadi kegiatan bakti itu memang sasarannya tempat ibadah dan ada juga panti asuhan. Jadi memang bakti nya ini terjun langsung kontribusi ke masyarakat kalau untuk tempat ibadah itu turut andil langsung pembangungan tempat ibadah, seperti semenisasi, ngecor, bersih-bersih mushola, pengecetan trotoar taman di simpang enam muara badak dan sebagainya,” ungkapnya.
“Untuk kegiatan di panti asuhan kami membuatkan kolam ikan lele lengkap dengan prasarana lainnya serta bibit benih ikannya juga yang langsung dilepas langsung pada saat itu sebanyak 2000 ekor benih ikan lele,” imbuh Ali.
Ia menegaskan suksesnya gelaran rangkaian Kwarcab Kukar ini merupakan bentuk dukungan penuh Pemkab Kukar dalam hal ini Dispora selaku OPD teknis. “Kami terima kasih kepada Dispora, pihak desa di Kecamatan dan perusahaan yang membantu serta seluruh masyarakat sehingga terselenggaranya bakti kami dalam bentuk fisik ini untuk masyarakat, terkhusus kepada pemerintah kabupaten yakni Dispora yang memfasilitasi kegiatan kami,” tegasnya. (adv/hei)