“Asyik memang, karena kalau sudah dapat asyiknya kadang istri memanggil dan sampai marahpun tidak kita hiraukan,” kata Triansyah, kontingan komunitas permainan tradisional Kecamatan Muara Wis saat berbincang dengan Koran Kaltim, kemarin.
Tri tidak menampik jika Kecamatan Muara Wis menjadi favorit untuk menyabet gelar juara pada Erau tahun ini. “Saat ini sudah masuk delapan besar, Alhamdulillah semua tim regu kami lolos. Mudahan bisa meraih juara seperti tahun lalu. Kalau tahun lalu kami meraih juara 1, 2 dan 4, semoga tahun ini keberuntungan juga berpihak kepada tim Muara Wis,” demikian Tri.
Diketahui sedikit keluhan disampaikan peserta lantaran keseruan perlombaan Erau tahun ini berkurang karena jumlah pesertanya yang sangat berkurang. “Ya bisa jadi karena berkurangnya keseruan ini karena peserta lombanya yang juga sedikit tidak seperti tahun lalu, mungkin karena ada biaya pendaftaran dan hadiahnya tak sebanyak tahun tahun sebelumnya,” pungkasnya. (hei)