Dengan didominasinya stand-stand tersebut oleh UMKM, Edi mengatakan itu adalah bentuk peningkatan hilirisasi produk UMKM yang ada di Kukar yang mana para pelaku ekonomi kreatif itu merupakan binaan program tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan.
“Penghargaan dan terima kasih secara khusus kepada stakeholder dunia usaha, baik sektor migas, batu bara maupun perkebunan dan kehutanan. Bahwa program TJSP-nya juga terbuka dengan pemkab untuk mengevaluasinya. Ini bagian yang bergerak dan terus bersinergi,” ujar Edi.
Edi mengatakan, Pemkab Kukar dalam hal ini mendukung penuh program CSR perusahaan yang telah membina para pelaku ekonomi kreatif tersebut dalam rangka upaya meningkatakan pengembangan UMKM yang sejalan dengan sinergisitas unsur trilple helix.
“Melalui DPMPMTSP kita mendorong forum CSR bekerja sama dengan Unikarta dan Indomaret dalam Program Inovasi Dagang Kemitraan (Idaman) yang telah berjalan dan meminta semua pihak untuk ikut mendukung,” tuturnya.
Dulunya, lanjut Edi, peningkatan UMKM hanya terfokus pada pengembangan pelaku usahanya saja. Kali ini, hilirisasi produk UMKM binaan itu pun dijamin dengan program Idaman. Ia berharap, ini tidak hanya menjadi media pemasaran, namun juga untuk membangun komunikasi dengan klompok usaha lainnya.
“Harapannya menumbuhkan jejaring dengan tujuan menemukan peluang memasarkan produk UMKM itu di luar Kalimantan Timur,” demikian Edi. (rf218)