Ia menuturkan, program ini akan memanfaatkan perusahaan-perusahaan migas yang ada di Kukar yang tentu sudah memiliki pipa jaringan untuk mendistribusikan gas tersebut ke dalam jaringan rumah tangga.
Kukar direncanakan mendapat 10 ribu titik jargas, DESDM Kukar merupakan instansi teknis untuk mendukukng program pusat untuk merealisasikan program pusat itu dengan menyediakan rekomendasi lokasi yang akan ditentukan oleh Bupati Kukar yang ditargetkan selesai tahun ini.
“DESDM Kukar dalam hal ini menyediakan rekom lokasi, misalnya titik yang jaraknya dekat dengan Kontraktor Kontrak Kerjasama (K3S). Kementerian juga punya pertimbangan teknis yang bersinggungan dengan anggaran yang tersedia,” bebernya.
Mengenai lokasi, lanjut Titin, wilayah pesisir adalah wilayah yang paling berdekatan dengan K3S dalam hal ini, dan ada kemungkinan daerah pesisirlah yang akan terpilih untuk dibangunkan jaringan gas bumi rumah tangga.
“Di Kukar, wilayah yang paling dekat dengan sumber gasnya ‘kan daerah pesisir. Seperti Kecamatan Marangkayu, Muara Badak, Anggana dan Samboja, namun tetap keputusan lokasinya ditentukan oleh bupati,” demikian Titin. (rf218)