Ideris mengungkapkan libur panjang sekitar dua pekan lebih tersebut hendaknya diisi dengan kegiatan positif, misalnya berlibur di rumah saudara maupun diisi dengan memberikan tugas ringan saat malam hari atau jam efektif belajar kepada anak-anak.
“Apabila anak tidak diarahkan pada kegiatan positif, khawatir mereka akan terpengaruh dengan hal tidak baik. Karena itu, orang tua harus mengawasi anak selama liburan panjang ini,” ucapnya.
Menurutnya, saat ini pengaruh negatif sangat luar biasa bagi anak, terutama pengaruh internet yang mudah sekali diakses dan narkoba yang memang sengaja mulai mengincar generasi muda atau pelajar.
Ideris berharap, peran aktif orang tua untuk mengawasi dan memotivasi agar anak mengisi waktu libur dengan kegiatan bermanfaat, baik di rumah maupun di rumah saudara.
“Sebab tanpa peran aktif orangtua, harapan menciptakan genarasi yang berkualitas dan bertaqwa itu tentunya tak akan membuahkan hasil jika hanya berharap dari tenaga pendidik yang ada di sekolah saja,” tegasnya.
Kepala SDN 002 Tenggarong Juniaty menuturkan pihaknya telah memberi arahan dan kepada semua orang tua supaya mendampingi anak dan mengawasi selama masa libur sekolah.
“Saat pembagian rapor kami sudah memberikan imbauan kepada seluruh wali untuk mengawasi anaknya selama libur sekolah, ini penting diperhatikan,” ujarnya. (hei)