“Maksud dan tujuan digelarnya lomba begerakan sahur ini adalah mempererat silaturahmi pemuda Al-Hilal, Karang Taruna Loa Ipuh dan masyarakat Tenggarong “ katanya kepada Koran Kaltim.
Dayat menegaskan waktu pelaksanaan lomba dimulai 2 Juni pada jam 21.00 hingga selesai, dan berlangsung selama 2 hari. Sedangkan rute yang dilewati yaitu pencucian jembatan 3 Jl. RA Kartini, jembatan besi, Jl. Panjaitan, dan finish di jembatan 3 Jl. RA Kartini. Di akhir lomba langsung diadakan penilaian disertai sahur bareng. Sistem penilaian menggunakan enam kategori penilaian yaitu dari segi penampilan, irama musik, kekompakan, ketepatan waktu, dan kostum serta ketertiban.
“Sedangkan total uang pem-binaan sebesar Rp3.750.000, dan acara ini juga didanai dari sumbangan berbagai lapisan masyarakat dan tokoh setempat” tegasnya.
Dari hasil perlombaan keluar sebagai pemenang antara lain juara favorit diraih oleh Jaya Abadi, juara 3 diraih oleh Trhee Al, juara 2 Menamang Kiwa, serta juara 1 oleh Al-Bagas. “Insya Allah tiap tahun diadakan,“ imbuh Dayat. (ea89)