Ambisi ingin lolos kebabak 16 besar, membuat para pemain Medsi FC bermain ngotot dan cepat sejak menit awal guna mencetak kemenangan dengan selisih gol banyak terhadap Alief Sport FC.
Baru berjalan tujuh menit Medsi FC berhasil unggul 1 – 0 berkat gol Heri Aulia. Unggul 1 – 0 membuat anak-anak Medis FC semakin gencar mengurung pertahanan Alief Sport FC, alhasil Medsi FC berhasil menambah gol pada menit ke 11 berkat gol Ancah.
Namun keunggulan 2 – 0 tidak bertahan lama, pada menit ke 14 Alief Sport FC mampu membalik keadaan menjadi 2 – 3. Diujung babak pertama Medsi FC mampu mengejar ketertinggalan.
Di babak kedua, permainan menjurus keras, akibatnya dua pemain Medsi FC terkena kartu merah. Adapun Skor akhir 6 – 4 untuk kemenangan Medsi FC.
Kemenangan Medsi FC membuat peluang lolos kebabak selanjutnya terjaga, namun semuanya menjadi sia-sia, karena Kroan FC berhasil lolos dengan selisih satu gol dari Medsi FC, setelah menang walkout dari ASM Group yang tidak datang bertanding. “Kami sangat kecewa dengan hasil akhir digroup E ini,” kata Manajer Medsi FC Hendra Wardana.
Ia sangat menyangkan sikap yang diambil manajer ASM Group yang tidak mau bertanding dengan Kroan FC, padahal hasil pertandingan sangat mempengaruhi tim yang akan lolos kebabak selanjutnya, apalagi ASM Group merupakan salah satu tim liga 1 yang berada di bawah AFKAB Kukar. “Kami minta panitia memberikan sanksi berat kepada ASM Group, dan kami berharap AFKAB Kukar juga memberikan teguran keras, karena ASM Group telah mencederai fairplay dalam bertanding,” tegas Hendra Wardana. (hei)