Dalam sambutannya, Salehuddin mengungkapkan, bahwa Kabupaten Kukar merupakan daerah terluas di Kaltim dan merupakan daerah kedua dengan jumlah pemilih terbanyak di Pilgub Kaltim.
Ia juga mengungkapkan 45 jumlah anggota DPRD dari enam daerah pemilihan (Dapil) dan menjelaskan tentang profil Kukar yang sebelumnya digaungkan sebagai kabupaten terkaya di Indonesia, namun kini sudah tidak lagi karena faktor defisit anggaran.
“Awalnya APBD Kita Rp7-9 triliun, kini hanya Rp3,8 triliun. Kabupaten yang dulunya disebut kaya, kini sudah tidak lagi. Saya sudah klarifikasi itu. Tapi ini untuk mengingat saja,” jelasnya.
Kolonel Boemi Ario Bimo mengatakan kedatangan Pasis ini untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran dan penelitian. Namun kali ini untuk penelitian tentang pelaksanaan Pilgub Kaltim dan sinergitas pengamanan Pilgub antara TNI, Polres dan Pemkab Kukar.
“Di Kukar kita akan memperlajari tentang sinergita antara Kodim dengan Pemkab dan Polres dan memperlajari tentang pelaksanaan Pilgub Kaltim,” jelasnya.
Diketahui, total ada 18 pasis yang melakukan penelitian di Kukar yajg terbagi di dua tempat. Sebanyak 12 pasis bertemu dengan DPRD dan enam Pasis menghadap Ketua Pengadilan Negeri Tenggarong.
Menurutnya, kegiatan Pasis ini dilaksanakan selama tiga hari atau hingga Rabu (24/4) besok. Selain ke DPRD, sebelumnya Pasis ke Kodim 0906/Tenggarong. Dan rencananya hari ini akan menggelar kegiatan di Polres dan KPU Kukar. (ami)