Kasi Pengamanan dan Pengendalian Ketertiban Umum Satpol PP Kukar, Tri Joko Kuncoro mengatakan, di Kota Tenggarong sendiri banyak terdapat ‘blind spot’ yang rawan dijadikan tempat tindak kriminal dan asusila.
Salah satunya di pinggiran turap Jalan KH Ahmad Muksin, tepatnya di depan dealer motor Kawasaki. Pihaknya terpaksa harus membongkar bekas dermaga di lokasi itu demi mencegah terjadinya tindak asusila dan kegiatan negatif remaja.
“Berdasarkan patroli rutin kami, sering ditemui anak-anak ngelem, minum minuman keras dan melakukan tindak asusila, maka dari itu kita bongkar kemarin (4/3),” katanya kepada Koran Kaltim, Kamis (5/3).
Menurutnya, pembongkaran bekas dermaga itu juga bertujuan untuk mengantisipasi timbulnya korban jiwa. Seperti warga terjatuh ke sungai akibat konsumsi Miras. “Jika dipakai untuk sekedar mancing ikan saja ya enggak masalah, tapi jika sampai dipergunakan untuk hal yang tidak-tidak, apalagi sampai menimbulkan korban jiwa, harus kita tertibkan,” ujarnya.
Satpol akan gencar menyisir tempat-tempat serupa dimulai Kamis (5/4). “Kita akan sisir terus, jika ada tempat-tempat yang terindikasi disalahgunakan maka akan kita tertibkan, kalau perlu kita bongkar juga sama seperti di bekas dermaga,” pungkasnya. (rf218)