Ia mengatakan sebagian rumah sewa yang perlu perbaikan, diinventarisasi oleh Dinas Perkim. “Nantinya yang memerlukan perbaikan, kita cek list-nya mana yang utama untuk diperbaiki,” katanya.
Pihaknya masih menunggu surat keputusan bupati mengenai besaran biaya sewa rumah ketika mulai ditempati oleh masyarakat umum. Biaya sewa dipatok saat ini Rp 500 ribu per bulan. Saat ini saja, penyewa masih banyak yang menunggak. “Itu diluar biaya listrik dan air bersih,” tuturnya.
Dia berharap, penyewa yang telah menempati rumah ikut berpartisipasi menjaga kebersihan.
PENDAFTARAN DITUTUP
Pendaftaran rumah sewa bagi warga berpenghasilan rendah kini telah ditutup. Rosita mengatakan jumlah pendaftar sudah memenuhi kuota dan telah diseleksi terlebih dahulu. “Saat ini harap menunggu dulu, yang kita terima saat ini sedang berproses dalam satu bulan ini,” kata Rosita.
Pihaknya juga sedang berupaya memperbaiki sejumlah rumah sewa yang terbengkalai karena minimnya anggaran. “Tiga bulan kita tinjau, Jika ada penyewa yang berhenti menyewa, maka akan kita umumkan lagi. Saat ini sudah tidak menerima pendaftar baru lagi, selain yang sudah kami terima dari tahun lalu,”pungkasnya. (Rf218)